NEWS & EVENTS

Tubuh arwana yang kekar dengan balutan sisik mengilap tampak indah saat melenggak-lenggok di dalam akuarium. Namun, keindahan arwana bisa saja hilang seiring dengan hadirnya penyakit. Karena arwana yang terkena penyakit, baik fisik dan gerakkannya tidak akan seindah di kala arwana tersebut sehat.

Pemicu timbulnya penyakit pada arwana disebabkan oleh tiga hal, yaitu menurunnya kualitas lingkungan pemeliharaan, adanya jasad patogen, dan kondisi arwana yang lemah.

Salah satu penyakit yang sering menyerang arwana adalah bintik putih. Penyebab penyakit ini adalah protozoa Incthyrius multifilis. Faktor pendukung menjangkitnya penyakit ini adalah kualitas air yang buruk, suhu air yang terlalu rendah, pakan yang buruk, dan kontaminasi dari ikan lain yang sudah sakit.

Adapun gejala arwana yang terkena bintik putih terlihat sulit bernapas, sering menggosokkan tubuhnya ke dinding akuarium, gerakannya lamban, muncul bintik putih pada insang dan sirip, lapisan lendir rusak, dan terjadi pendarahan pada sirip dan insang.

Untuk mencegah penyakit ini agar tidak menyerang arwana Anda, caranya mudah saja. Caranya, jaga kebersihan dan kesterilan air serta peralatan yang digunakan, mempertahankan kualitas air agar tetap baik, dan mempertahankan suhu air agar tidak kurang dari 280C....(Buku Pintar Ikan Hias Populer)

Jika arwana sudah terlanjur terseserang bintik putih, maka harus segera di obati, baik secara kimia maupun alami.

1. Pengobatan Kimia
Methylene Blue (MB 1%) sebanyak 1 gram dilarutkan dalam 100 cc air. Ambil 2-4 cc larutan tersebut dan encerkan kembali didalam 4 liter air. Arwana yang sakit selanjutnya direndam didalam larutan tersebut selama 24 jam. Perendaman dilakukan 3-5 kali dengan selang waktu 1 hari.

2. Pengobatan Alami
Arwana yang terserang penyakit yang disebabkan oleh parasit dapat diberikan ekstrak sambang darah (Excoecaria cochinnensis Lour). Dosis yang digunakan yaitu 0,5 ml ekstrak sambang darah untuk 5 liter air. Arwana yang terserang penyakit didipping setiap hari selama 30-60 menit, sampai arwana benar-benar sembuh.

Sedikit tambahan:
Sambang darah umumnya ditanam sebagai tanaman hias atau tumbuh liar dihutan dan ditanam dipekarangan sebagai pagar hidup atau tanaman obat. Tumbuhan ini merupakan tanaman perdu yang tumbuh tegak dengan tinggi 0,5-1,5 meter dan bercabang banyak. Tumbuhan ini dapat diperbanyak dengan stek batang atau cangkokan.
=>Sifat dan khasiat
Tumbuhan ini berkhasiat membunuh parasit (parasitisid), menghilangkan gatal (antipuritik), dan menghentikan pendarahan (hemostatis). Sifatnya hangat dan rasanya pedas.
=>Kandungan kimia
Sambang darah mengandung tanin, asam behenat, triterpenoid eksokarol, silosterol. Dan getahnya mengandung resin dan senyawa beracun.
=>Bagian yang dapat digunakan untuk obat
Bagian yang dapat digunakan sebagai obat adalah daun, batang dan akarnya.

SEMOGA BERMANFAAT... :)