NEWS & EVENTS

AROWANA GIGIT EKOR (TAIL BITE DISEASE)

Jika anda pecinta aro sejati, pasti anda tahu penyakit gigit ekor pada arowana atau biasa disebut tail bite disease. Penyakit ini terjadi dikarenakan ikan arowana tersebut menggigit ekornya sendiri sampai ekornya sobek-sobek bahkan bisa sampai gompal. Hal yang tidak menyenangkan jika kita mengalami permasalahan ini dikarenakan mau tidak mau kita harus merapikan kembali ekor dari arowana tersebut agar dapat tumbuh kembali dengan normal dengan cara dioperasi.

Sebenarnya ada beberapa faktor yang menyebabkan arowana itu gigit ekor, yang pertama adalah

1. Faktor Stress

Penyebab utama dari arowana gigit ekor adalah faktor stress pada ikan tersebut. Stress ini dapat disebabkan karena beberapa faktor terutama sangat dipengaruhi oleh lingkungan hidupnya. Ciri dari arowana gigit ekor adalah ikan arowana pada awalnya akan melakukan gerakan berenang berputar putar pada satu poros yang sama dan pada akhirnya menggigit ekornya sendiri. Faktor stess bisa disebabkan oleh beberapa hal. Pertama adalah faktor lingkungan yang baru. Dalam beberapa kasus ikan arowana akan merasa stess jika dipindahkan ke dalam suatu lingkungan yang baru dimana bisa berupa pindahan ke akuarium baru atau juga pindah posisi akuarium. Faktor kaget inilah yang dpat menyebabkan arowana kena penyakit gigit ekor. Faktor lainnya bisa juga ukuran dari akuarium yang terlampau kecil. Arowana kadang sangat sensitif dengan lingkungan tempat tinggalnya. Jika ikan tersebut merasa tidak nyaman maka penyakit gigit ekor ini bisa terjadi.

Ada beberapa pencegahan dan penangulangan penyakit gigit ekor pada arowana.

Pencegahan

Salah satu cara pencegahan penyakit ini adalah dengan pemberian tankmate pada akuarium arowana anda sehingga faktor stress dari ikan arowana yang akan gigit ekor dapat dialihkan perhatianya dengan adanya tankmate pada akuarium arowana anda. Tankmate yang biasa digunakan adalah ikan Kapiat Bangkok. Selain berfungsi sebagai tankmate ikan ini juga berfungsi sebagai cleaning service di dalam akuarium anda karena mereka akan memakan sisa remahan dari pakan yang diberikan baik berupa sisa remahan jangkrik atau ulat german. Coba hobiis dapat masukan lima ekor tankmate ikan kapiat ke dalam akuarium sehingga perhatian arowana akan beralih ke mereka.

Penanggulangan

Cara penanggulangan lainnya adalah membuat arowana anda tenang pada saat mengalami masalah ini. Caranya adalah matikan lampu akuarium anda dan tutup seluruh sisi depan dan kiri kanan akuarim anda degan kertas atau kain untuk sementara waktu. Hal ini akan membuat ikan arowana anda tenang. Faktor lingkungan di luar akuarium juga dapat menimbulkan arowana anda stess. Contohnya jika akuarium ditempatkan di tempat yang banyak orang lalu lalang dan ikan arowana tersebut belum terbiasa dengan hal ini.

Jika arowana anda sudah terlanjur kena penyakit gigit ekor dan menyebabkan ekornya gompal maka cara satu satunya adalah dengan mengoperasi ikan arowana tersebut. Caranya :
Bius ikan arowana anda, setelah pingsan angkat ikan anda untuk dilakukan proses trimming atau pemotongan pada bagian buntutnya. Potong serapi mungkin agar nantinya ekor dapat tumbuh secara rata. Setelah itu lakukan proses penyadaran ikan kembali dan biarkan sampai ekor itu akan tumbuh dengan sendirinya. Sekali lagi proses pertumbuhan ekor ikan ini akan memakan waktu yang cukup lama apalagi jika ikanya sudah dewasa. Semoga bermanfaat.