NEWS & EVENTS

CARA MENENTUKAN JENIS KELAMIN ARWANA

Ikan Arwana adalah salah satu spesies ikan air tawar dari Asia Tenggara. Ikan ini memiliki badan yang panjang; sirip dubur terletak jauh di belakang badan. Arwana Asia umumnya memiliki warna keperak-perakan. Arwana memiliki berbagai julukan, seperti: Ikan Naga (Dragon Fish), Barramundi, Saratoga,Pla Tapad, Kelesa, Siluk, Kayangan, Peyang,Tangkelese, Aruwana, atau Arowana, tergantung dari tempatnya.

Seperti halnya dengan binatang lainnya. terdapat 2 jenis kelamin pada arwana yakni jantan dan betina. Bagaimana cara mengetahuinya..???
Sebenarnya menentukan jenis kelamin arwana masih merupakan pekerjaan yang “sulit” terutama yang berukuran kecil dan masih usia belum matang kelamin (<2 thn) Tidak ada aturan baku atau pasti dalam penentuan jenis kelamin arwana. Dengan kata lain tidak ada jaminan pasti untuk mengetahuinya terkecuali bila arwana sudah bertelur. Petani arwana yang berpengalaman pun hanya berani memberi jaminan (70%-80%).

Salah satu metode yang sering digunakan untuk penentuan jenis kelamin arwana adalah dengan membedakan bentuk kepala arwana. Hampir 90% arwana jantan mempunyai bentuk kepala yang lebih besar dan dan “kekar” serta bentuk rahang yang lebih dalam dan luas. Hal ini berkaitan dengan tugas arwana jantan yang bertanggung jawab untuk mengerami telur (mouthbrooder) mulai dibuahi hingga menjadi burayak. Selain itu jantan memiliki sirip lebih besar dan badan lebih pipih. Sedangkan betina berwajah lebih pipih, bentuk kepala lebih kecil, dan bentuk badan lebih bulat.

Adapula yang mengatakan dengan melihat organ reproduksi, lalu mengamati ciri-ciri morfologis. Pada organ reproduksi, ikan perlu ditangkap dahulu. Lalu perut diurut (stripping/pengurutan) ke arah kloaka. Jika cairan kecokelatan keluar (sperma)ikan tersebut pejantan. Kalau tidak ada yang keluar, berarti betina. Meski demikian stripping(pengurutan)perlu dilakukan oleh ahlinya karena sedikit kesalahan menyebabkan arwana mati. Arwana yang di-stripping pun tidak boleh sembarangan. Minimal arwana itu berukuran sepanjang 30 cm atau telah berusia 5 tahun.(http://www.bebeja.com/2-panduan-bedakan-kelamin-arwana/#sthash.WMcPejaf.dpuf)

Selain itu, terdapat juga suatu metode penentuan jenis kelamin arowana yang unik yang lahir dari kerjasama riset yang dilakukan oleh Qian Hu dan Alex Chang dari Ngee Ann Polytechnic. Riset tersebut menghasilkan metode Arowana Gender Index (AGI). Yang menarik dari metode ini adalah menawarkan sesuatu yang simple, murah dan efisien.

Penentuan jenis kelamin dengan AGI adalah melalui pengukuran garis-garis linear pada arowana dewasa (usia 1 tahun atau lebih). Menurut si perancang, probabilitas keberhasilan pembedaan arowana adalah 70%. Dengan catatan, bahwa pengukuran harus dilakukan pada arowana normal, tidak berlaku untuk aro bongkok atau bonsai.