NEWS & EVENTS

Sistem filter untuk arowana yang dianggap terbaik yaitu menggunakan sistem sump filter, yaitu meletakan aquarium kedua pada bawah kolong aquarium arowana dan sudah dimodif untuk menjadi aquarium filter. biasanya aquarium ini ukurannya lebih kecil dari aquarium utama yang berisi ikan.
untuk ikan arowana biasanya tidak menggunakan arang atau zeolit, tapi hanya menggunakan bio ball atau ceramic ring (media biologis) pada layer paling bawah, busa kasar pada layer kedua dan kapas putih pada layer ketiga (paling atas).
Bio ball atau ceramic ring adalah media tempat tinggal bagi bakteri pengurai, oleh sebab itu jumlah bio ball atau ceramic ring yg disarankan harus sebanyak mungkin.
Ganti media kapas putih minimal 1 minggu sekali dgn yg baru. Kalau dibiarkan kotor, kapas putih akan menjadi tempat tinggal buat kuman yg akan membuat ikan kita sakit.
Bio Ball dan busa kasar tidak perlu diganti, cukup dibersihkan 1 bulan sekali. Bio ball atau ceramic ring harus dibilas (tdk perlu dicuci) dgn air yg diambil dari aquarium supaya bakteri yg tinggal di situ tidak mati. Untuk aquarium ukuran 200 X 70 X 70 (volume air 840 liter), sebaiknya power head (pompa) yg digunakan minimal berkapasitas 3000 – 4000 liter/jam (jadi dalam 1 jam air bisa terputar 3 – 4 kali)
Penggunaan filter samping dapat diisi dengan urutan media dari atas ke bawah :
– Busa kasar (media mekanik yg menyaring kotoran kasar)
– Busa halus (media mekanik yg menyaring kotoran halus)
– Bio ball (media biologis yg sebaiknya tidak terendam air)
– Bio ring atau keramik ring (media biologis yg memang harus terendam air)
– Sebagai alas bio ring, boleh juga kalau dikasih japmat yg sekaligus berfungsi sebagai tambahan media biologis.