NEWS & EVENTS

Permasalahan Pada Arwana

Untuk para pecinta arwana pasti sangat senang jika melihat aro kesayangannya sehat, cantik, dan menawan. Akan tetapi, terkadang ada sedikit masalah yang muncul dan membuat pecinta aro bingung dan pusing mencari solusi dari permasalahan tersebut. Contoh masalah pertama yang mungkin dihadapi adalah Arwana Cakil. Apa itu???
oke,, sebelum masuk dalam pembahasan bagaimana mengatasi arwana cakil, pecinta aro perlu mengetahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan arwana cakil.
Arwana cakil merupakan kondisi ketika bibir bagian bawah arwana lebih panjang dari bibir bagian atas. Arwana cakil sering juga disebut Protuding Lower Jaw, biasanya hal ini terjadi karena faktor genetik(keturunan). Kelainan ini sering terjadi pada arwana jenis silver brasil. Namun tidak menutup kemungkinan juga terjadi pada jenis arwana lain, termasuk Super Red.
Arwana cakil menjadi momok besar bagi para pecinta aro. Terlebih lagi bila cakilnya parah maka harus segera di tanggulangi khususnya bagi para pecinta aro plus seller. Karena, bila hal ini terjadi, maka akan menjatuhkan nilai pasar.
Dari beberapa sumber yang pernah saya baca, ada pencegahan (mewaspadai arwana yang belum cakil) dan Penanggulanganny (bagi arwana yang sudah terlanjur cakil):

1. Pencegahan
Karena cakil merupakan faktor genetik (keturunan), maka yang perlu dilakukan untuk pencegahan adalah mengidentifikasi sejak dini pada arwana saat pertama kali anda membelinya. Kelainan cakil pada arwana sebenarnya bisa diketahui sejak masih anakan. Dengan pengamatan yang teliti, pecinta aro dapat dengan mudah mengetahui arwana yang akan dibeli berpotensi cakil. Salah satu mengidentifikasinya adalah dengan memilih arwana yang kondisi mulutnya sempurna yakni antara bibir atas dan bawahnya rapat.
Untuk para pecinta aro dengan kepala nyendok/cocor bebek, perlu lebih berhati-hati, karena seiring dengan berjalannya waktu, arwana yang bentuk kepalanya nyendok sejak kecil kerap menjadi pencetus arwana cakil karena pertumbuhannya mendorong bibir bagian bawah kearah depan, sehingga bibir bawah akan lebih panjang dari bibir atas.

2. Penanggulangan untuk arwana yang sudah terlanjur cakil.
Ada kabar baik untuk para pecinta aro yang mencari solusi untuk arwana cakil kesayangannya. Tapi perlu di ingat, cakil yang di derita pada arwana belum terlalu parah (<1cm). Bila sudah parah tidak ada yang bisa dilakukan untuk mengubah cakil tersebut kecuali :
a. anda dapat melakukan operasi dengan memotong cakilnya.
b. dengan menggemukkan arwana, yakni memberi pakan yang cukup banyak dan mengandung lemak, hal ini dimaksudkan untuk mengubah bagian muka serta mulut menjadi gemuk, harapannya dengan menjadi gemuk, mulut bagian atas dapat sedikit maju dan agak merapat dengan mulut bagian bawah. Salah satu contoh pemberian pakan arwana cakil yaitu dengan anak bulus. Pemberian pakan ini dapat melatih otot rahang arwana sehingga dapat mengurangi cakilnya. Namun hal ini membutuhkan waktu yang cukup lama.
c. mengurangi arus didalam akuarium. Kenapa? Karena arus yang dipasang terus menerus hanya akan membuat arwana yang memiliki bakat cakil semakin cakil, karena pada dasarnya arwana memiliki naluri melawan arus.

Dari semua cara tersebut, hal yang paling mudah untuk dilakukan adalah menghindari permasalahan, yaitu lebih selektif dan teliti memilih pada saat mengadopsi arwana yang diinginkan.