NEWS & EVENTS

Penyebab dan Pencegahan Mata Turun Pada Arwana

Mata turun merupakan penyakit yang sering dialami arwana yang berada di akuarium. Untuk pecinta aro sejati sangat perlu mengetahui penyebab dari mata turun tersebut agar dapat mengantisipasi dan bagaimana harus mengatasinya.

Berikut faktor-faktor yang dapat menyebabkan mata turun pada arwana:

1) Pemberian pakan yang tenggelam
Pemberian pakan yang tenggelam atau berada didasar akuarium adalah salah satu faktor penyebab arwana terkena penyakit mata turun. Contoh pakan tenggelam yang paling sering diberikan adalah cacing atau udang. Apalagi jika anda ingin bepergian dan meninggalkan aro kesayangan anda untuk beberapa hari. Sebaiknya jangan di berikan pakan sekaligus yang akan mengendap didasar akuarium selama anda pergi. Hanya dengan alasan agar arwana kesayangan anda tetap bisa makan selama anda bepergian. Kebiasaan inilah yang perlu anda perbaiki. Karena jika hal itu terlalu sering dilakukan, maka secara tidak langsung anda membiarkan arwana kesayangan anda mengintai pakan yang ada didasar akuarium. Hal ini yang justru dapat mempercepat arwana anda terkena penyakit mata turun.
Oleh karena itu, usahakan memberikan pakan yang mengapung saja, misalnya jangkrik atau kelabang yang memang akan berenang diatas permukaan air. Dengan demikian, bila arwana anda merasa lapar akan selalu berusaha melihat keatas untuk mencari makanannya. Akan tetapi jika anda tetap ingin memberikan pakan yang tenggelam, sebaiknya anda mempekerjakan seseorang untuk mengurus arwana kesayangan anda. Karena dengan mempekerjakan orang tersebut, anda tidak perlu khawatir arwana kelaparan jika anda akan bepergian. karena orang yang anda pekerjakan akan memberikan makan udang atau cacing tersebut secara bertahap, sehingga tidak sampai mengendap didasar akuarium terlalu lama.

2) Posisi akuarium terlalu rendah
Mengapa posisi akuarium yang terlalu rendah dapat menyebabkan mata turun pada arwana?? Karena arwana yang dipelihara di akuarium yang posisinya sangat rendah membuat pandangannya dari dalam akuarium hanya sebatas betis orang dewasa. Bila di depan akuarium banyak orang yang lalu lalang, maka akan menambah ketertarikan arwana untuk selalu melihat kebawah. Oleh sebab itu, usahakan anda mengatur akuarium agar posisinya tidak terlalu rendah. Jika anda sudah terlanjur meletakkan akuarium terlalu rendah, maka cara lainnya dalah dengan memberikan gorden di depan akuarium. Sehingga bila tidak sedang menikmati, anda dapat menutup gordennya.

Adapun cara lain untuk mencegah mata turun, salah satunya dengan menempatkan bohlam merah di bagian atas akuarium. Dengan keberadaan bohlam tersebut maka arwana akan selalu tertarik melihat sinar dari bohlam tersebut. Cara lainnya adalah dengan memasukkan bola pimpong dengan warna mencolok kedalam akuarium. Bola pimpong yang mengapung kesana kemari akan menjadi daya tarik tersendiri, sehingga arwana akan sering melihat keatas.

Bagaimana jika mata turun pada arwana sudah parah???
Maka cara terakhir yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan operasi. Yaitu dengan menyayat kandungan lemak yang mengganjal dan menjadi penyebab mata arwana tersebut turun. Dan hal ini harus dilakukan oleh ahlinya yang benar-benar sudah berpengalaman. Setelah operasi berikan obat untuk mencegah infeksi pada bekas luka ikan dan lakukan pencegahan seperti penjelasan di atas.