NEWS & EVENTS

Tanning Arowana

Dalam dunia ikan hias arowana, pemberian lampu tanning merupakan salah satu kebutuhan yang cukup penting bagi ikan yang mempunyai julukan dragon fish tersebut.
Dan hal ini berlaku hampir bagi semua jenis dari spesies scleropages baik itu super red, golden red, crossback, red banjar, silver, dll. Ditempat alaminya ikan arowana dipastikan mendapatkan paparan dari sinar matahari yang mengandung sinar ultra violet A dan sinar ultra violet B disaat ikan ini berburu makanan dengan cara berenang dibawah permukaan air, dan hal ini bisa berlangsung selama beberapa jam tiap harinya.

Lantas bagaimana jika arowana tersebut dipelihara didalam tank seperti akuarium, terlebih jika diletakan didalam ruangan rumah yang dipastikan tidak mendapatkan paparan sinar matahari? Tentu hal ini berpengaruh tidak baik bagi ikan tersebut, baik dalam proses pertumbuhannya maupun dari tampilan warna tubuhnya. Sehingga diperlukan sinar buatan yang hampir menyerupai sinar alami dari matahari.

Dan proses penyinaran ini dikenal dengan istilah Tanning, yaitu memberikan paparan sinar pada ikan arowana selama beberapa jam per harinya. Sinar tersebut harus memiliki spectrum UV A & B dan juga nilai Kelvin (temperature warna) yang hampir setara dengan nilai Kelvin dari sinar matahari yaitu dikisaran 6.000K, serta panjang gelombang (wave length) dikisaran nilai 400nm sampai 600nm sehingga penanganan yang baik dan teratur dari lampu tanning ini akan membuat sel pigmen dari sisik-sisik arowana mengalami proses pigmentasi.